Esok pagi sulit menyapa
karena malam belum berbisik
dan senja...
masih dengan tersenyum,
terus menggantung di cakrawala.
awan korupsi,
masih dengan bebas
terus menari kesana-kemari
tertiup angin katanya.
tangis kemiskinan tanpa tanggapan
dari lemah menjadi lebih lemah
belum terdengar katanya.
dua dari sekian banyak hal
yang membuat sang permata tak berkilau
Redup.
Kini 66 tahun sudah ia diasah
setiap sisi telah ditilik
dan sudutnya dipastikan tajam
Kuat.
Dengan semakin matangnya ia,
maka semakin kokoh dan mantap pijakannya
mengusir awan kelabu yang menaungi
menghentikan tangis insani
dapatlah ia atasi.
Di dalam aku-di alam sadarku
juga alam bawah sadarku,
di mana pikiran tak terjaga,
hanya ada satu keyakinan
permata yang sempat redup ini
akan kembali berkilau
special for this precious day.. HUT RI ke-66! :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar